Eks Pemain Valencia Junior Ajari Evan Dimas Bahasa Spanyol
ig: deza_dzh
Bintang
muda Surabaya United, Evan Dimas Darmono mulai mempelajari bahasa
Spanyol dari rekan setimnya, Justin Stephen.
Bola.com, Surabaya -
Setahun di Valencia Junior 2013-2014 membuat Justin Stephen mahir
berbahasa Spanyol. Maka itu, saat mengetahui bintang muda Indonesia
sekaligus seniornya di Surabaya United, Evan Dimas Darmono akan
berangkat ke Negeri Matador, eks pemain Timnas U-19 era Fachri Husaini
itu dengan senang hati menawarkan diri untuk mengajari seniornya itu
bahasa Spanyol
Mendapat tawaran seperti itu, Evan pun tak malu menerimanya. Keruan
saja, Stephen langsung mengirimkan beberapa perbendaharaan kata ke
seniornya itu melalui pesan singkat. “Saya kirimkan kosakata dan kalimat
yang biasa digunakan sehari-hari,” tutur jebolan SSB ASIOP itu.
Keinginan Stephen untuk mengajarkan bahasa Spanyol kepada Evan muncul
karena ia ingin seniornya itu bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan
di sana sekaligus memudahkan Evan menerima instruksi dari mentornya
nanti.
Stephen merasakan betul betapa susahnya hidup di perantauan tanpa
menguasai bahasa di negara itu. “Kalau tidak bisa sama sekali, akan
sulit bagi Mas Evan karena saya mengalaminya sendiri pada awal-awal di
Spanyol,” jelasnya.
Selain mengajari bahasa Spanyol, ia juga mengingatkan gelandang
Surabaya United itu akan pengaruh buruk kehidupan bebas di Spanyol. Ia
yakin hal itu akan menjadi godaan terbesar bagi seorang pemain muda
macam Evan. Stephen mengingatkan seniornya itu agar pintar-pintar
menjaga diri dari pengaruh pergaulan di sana.
Pemain
muda Surabaya United, Justin Stephen meluangkan waktunya untuk mengajari
Evan Dimas bahasa Spanyol sebelum menjalani program khusus di Espanyol
B.
Bagi pemain yang belum pernah merasakan kehidupan seperti itu
sebelumnya, bebasnya pergaulan diyakini bisa berdampak buruk pada
kelangsungan karier. Meski hanya empat bulan, bagi Stephen, pengaruh
buruk semacam ini sangat rentan terjadi.
Ia mengungkapkan, bila saat itu ia mengikuti rekan-rekannya, bisa
saja dengan mudah terseret arus. Sebab di sana minum-minuman beralkohol,
dugem hingga larut pagi, serta perbuatan lain yang bisa menghancurkan
kariernya ada di depan mata.
Stephen sendiri mengaku, ia hanya mengamati dan mencermati para
seniornya yang terbiasa dengan kehidupan seperti itu. Akibatnya karier
hancur gara-gara tidak bisa menempatkan dan menjaga diri dari pengaruh
buruk lingkungan di sekitar.
Jika mau, di usia 21 tahun, Evan sendiri bebas menikmati kehidupan
seperti itu. “Saya memang masih muda dan belum bisa masuk ke
tempat-tempat seperti itu, tapi saya bisa kalau mau. Tapi semua itu
tidak saya lakukan selama di Spanyol karena saya tahu tujuan saya datang
ke sana. Saya harap mas Evan bisa jaga diri,” tutur Stephen.
SUMBER : http://www.bola.com/indonesia/read/2415182/eks-pemain-valencia-junior-ajari-evan-dimas-bahasa-spanyol
Tidak ada komentar:
Posting Komentar